Sabtu, 08 Juni 2013

MANFAAT PUPUK ORGANIK DI LAHAN SAWAH

MENYEMBUHKAN TANAH SAWAH YANG SAKIT

  Hasil uji sample tanah seperti tercantum pada lampiran surat pemberitahuan hasil uji PUTS, diketahui di lahan sawah Desa Kuta baroe kandungan Nitrogen rendah, hal itu dapat disebabkan kandungan nitrogen ( N ) dalam tanah mudah berubah bentuk dan terjadi penguapan. Oleh sebab itu pemupukan Urea sangat dianjurkan dilakukan secara bertahap.
Sedangkan status fosfor ( P ) dan Kalium  ( K ) diketahui tinggi disebabkan lahan sawah di desa Kuta Baroe mempunyai tekstur Liat dengan kandunga C Organik rendah dan sangat rendah.
Tekstur tanah liat dengan C Organik rendah menyebabkan pupuk NPK, Urea dan unsur hara lainnya yang diberikan terikat oleh liat tanah sehingga tidak dapat diserap oleh tanaman padi.
Untuk itu sangat dianjurkan penggunaan pupuk organik pada lahan sawah di Desa Kuta Baroe. Pupuk organik merupakan media berkembang mikrobia tanah seperti (  bakteri pengurai, fungi ) yang dapat menyuburkan tanah, melepas ikatan liat tanah sehingga pupuk NPK dan unsur hara lain dapat diserap oleh tanaman padi.
Sedangkan PH ( kemasaman tanah ) di Desa Kuta Baroe diketahui Netral. sehingga hanya diperlukan pengaturan air secara berselang.
     Berdasarkan hasil uji tanah tersebut, untuk lahan sawah di desa Kuta Baroe di Rekomendasikan penggunaan pupuk NPK phoska 120 Kg per Hektar, Urea 211 Kg per Hektar, KCL 12 Kg per Hektar, dan Pupuk Organik 1000 Kg ( 1 Ton ) per Hektar.
Gambar. Proses Pemeriksaan Sample Tanah Menggunakan PUTS.


Bagaimana dengan keadaan tanah pertanian kita sekarang  ?- Kondisi kandungan C Organik pada lahan   pertanian ( sawah dan kering ) sangat rendah ( rata-rata < 2 %) Hal ini disebabkan lahan – lahan yang dikelola secara intensif tanpa memperhatikan kelestarian kesehatan tanah ( tanpa usaha pengembalian bahan organik ke tanah)
- Hal ini menjadi salah satu sebab terjadinya pelandaian produktifitas meskipun jenis dan dosis pupuk kimia ditingkatkan, karena tanah 
telah menjadi   SAKIT.
       Karena tanah sudah sakit maka kita perlu memperbaiki kesuburan tanah dengan menambah C organik dengan menggunakan pupuk organik hingga tanah kembali normal.
Untuk itu mari kita menggunakan pupuk organik dan kita kurangi pupuk kimia atau supaya kita memperoleh manfaat jangka panjang untuk menjaga kelestarian kesuburan tanah. Selain itu kita peroleh manfaat lain yaitu meningkatkan produksi pertanian.

PUPUK ORGANIK

     Pupuk Organik adalah pupuk yang sebagian besar atau seluruhnya terdiri dari bahan organik yang berasal dari tanaman atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk mensuplai bahan organik.
Pupuk organik  mempunyai kegunaan :
1.Dengan penggunaan pupuk organik atau   pengembalian bahan organik ke dalam tanah akan berpengaruh   pada kesuburan tanah sehingga:
 -Peningkatan 
Produksi Hasil Pertanian
 -Efisiensi Penggunaan Pupuk
 -Menjaga 
kelestarian Lingkungan Hidup
2. Memperbaiki tekstur tanah
3. Memperkaya unsur hara makro dan mikro

Lalu apa yang dimaksud dengan bahan organik tanah  ?
Bahan organik yaitu bahan yang berasal dari limbah tumbuhan atau hewan atau produk sampingan seperti pupuk kandang atau unggas. Atau dengan kata lain merupakan hasil dari pelapukan sisa – sisa tanaman dan binatang yang bercampur dengan bahan mineral tanah pada lapisan atas tanah.
Pada umumnya bahan organik mempunyai C/N rasio tinggi (lebih besar dari 30 ), sehinga bila digunakan langsung pada lahan pertanian akan mengganggu pertumbuhan tanaman karena terjadi proses fermentasi / keasaman dalam tanah.
Bahan organik tanah merupakan bagian dari tanah yang berfungsi :
1. Meningkatkan kesuburan tanah dan menyediakan mikro hara dan factor – factor pertumbuhan lainnya yang biasanya tidak disediakan oleh pupuk kimia (anorganik).
2. Tanah dengan bahan organik yang rendah ,mempunyai daya sangga hara yang rendah, sehingga pemupukan kurang efisien.
3. Tanah yang subur mengandung bahan organik sekitar 3–5%.
Sifat 
– sifat bahan organik tanah :
- Fisika : memperbaiki struktur tanah , memperbaiki aerasi tanah , meningkatkan daya menyangga air tanah, menekan laju erosi
 - Kimia : Menyangga dan menyediakan hara tanaman, meningkatkan efisiensi pemupukan, menetralkan sifat racun Al dan Fe
 - Biologi : sumber energy bagi jasad renik /mikroba tanah yang mampu melepaskan hara 
bagi tanaman.
- Mampu menyeimbangkan hara dalam tanah dan menyediakan hara bagi tanaman secara efisien.

Cara Membuat Pupuk Organik
( kompos Bokasi ).

1. Siapkan alat dan bahan:
    - Kotoran sapi
    - Sekam padi 10 %
    - Abu sekam  10 %
    - Dedak Padi 5 %
    - EM4 sebanyak 2 ml
    - Air sumur 1 liter
    - 2 ml Molase (tetes tebu/gula takengon )
2. Langkah kerja :
      - Campurkan Kotoran sapi + Sekam + Abu-sekam + Dedak padi , sesuai takaran kemudian diaduk    hingga rata.
     - Tuang campuran larutan EM4 + molase + air, kedalam campuran no.1, dan di aduk hingga merata sampai membentuk adonan dengan kadar air ± 40%.
     - Tutup gundukan campuran tadi dengan goni / plastik hitam, dalam kondisi hampa udara proses fermentasi akan berlansung cepat dan suhu meningkat.
     - 2 hari sekali dibolak balik / diaduk, kemudian ditutup kembali
     - Setelah 7 hari pupuk bokasi siap digunakan.
Gambar 2. Proses Pembuatan Pupuk Bokasi Telah Selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar